Hari: 13 Oktober 2021

Ibu Agnes Monica Ternyata Mantan Atlet dan Sederhana Banget!

Ibu Agnes Monica Ternyata Mantan Atlet dan Sederhana Banget!Ibu Agnes Monica Ternyata Mantan Atlet dan Sederhana Banget!

Keluarga Agnes Monica khususnya sang ibu sering jadi sorotan publik gara-gara sikap mereka yang sederhana. Meski Agnes sudah populer sebagai diva, ayah-ibu ataupun kakak Agnes justru memilih berada di balik layar. Namun baru-baru ini, ibunda Agnes, Jenny Siswono, jadi sorotan fans. Rupanya, Jenny mendadak masuk account YouTube Lambe Agnezmo.

Bukan gara-gara tersedia masalah, Jenny rupanya disorot gara-gara kesederhanaannya. Dalam video, tampak sosok Jenny bersama dengan desainer populer yang biasa kerja bareng Agnes, Anne Avantie. Keduanya muncul asyik “ngerumpi” akrab saat Jenny mampir ke resto Anne di Semarang. Baik Jenny maupun Anne menunjukkan sikap santai nan sederhana. Fans Agnes pun jadi terpesona pada dua wanita yang bagai sobat karib tersebut.

Ibu Agnes Monica Mantan Atlet Memiliki Hidup Sederhana Yang Ternyata Bermental Baja

“Ibu jenni mmg sejak dl sgt simple salut!,” kata netter. “Dua ibu kebanggaan Indonesia,” ujar netter. “The real rich woman..Low profile.. But, caring & high quality,” ujar fans. Sementara itu, Jenny jadi saksi hidup perjuangan Agnes sebagai diva Tanah Air. Saat Agnes Monica kena serangan haters yang bikin sesak nafas, Jenny yang merupakan ibu Agnes Monica konsisten mendampingi putrinya itu.

Ibu Agnes Monica Ternyata Mantan Atlet dan Sederhana Banget!

“Gue dulu kena ini loh, kecemasan kayak serangan panik, gara-gara pas itu tersedia momen di mana haters, komennya banyak banget. Caci makinya tuh terlalu tidak berpendidikan hingga mengkaji soal privat keluarga gue,” seru Agnes. “Gue berdoa hingga gue dulu ngomong serupa nyokap, ‘Mi kayaknya aku berkenan tutup Twitter’.” Namun berkaca berasal dari kerja keras sang ibu yang eks atlet, Agnes kini bermental baja. Beberapa pas lalu, ia terhitung sempat mengungkapkan rasa terpesona pada sang ibunda yang juga mengidolakan Chelsea.

“Kau adalah orang paling setia yang aku kenal. Terima kasih sudah mengajariku untuk bersyukur, untuk bahagia, terima kasih sudah memberi tahuku bahwa ‘perlombaanku adalah maraton’ dan bukan ‘sprint’, karenanya aku wajib beristirahat baik mengambil nafas maupun saat bermain http://www.santafeforward.com/ (ketika aku mendorong diriku hingga batas dan aku jadi sakit),” ujar Agnes. “Pendek kata, terima kasih sudah mengajariku bagaimana jadi lebih seperti Dia, seperti Kristus. Terima kasih sudah menunjukkan kasih-Nya kepada aku lewat dirimu.”